MARHABAN YA AHLIL KHAIR

Sikap dalam Berdebat dan Bermasyarakat


Sikap Dalam Berdebat Dan Bermasyarakat
Hâtim Al-Asham ra berkunjung ke Baghdad. Warga kota menemui beliau dan berkata, “Wahai Abu ‘Abdurrahman, engkau orang ‘ajam yang gagap, tetapi mengapa engkau mampu mengalahkan semua orang yang mendebatmu?’
“Aku memiliki tiga sifat yang kutunjukkan kepada orang-orang yang menentangku, yaitu aku senang jika penentangku benar, aku sedih jika dia salah dan kujaga diriku agar tidak membodoh-bodohkannya” jawab Hâtim.
Jawaban Hâtim ini sampai kepada Imam Ahmad bin Hambal. Imam Ahmad berkata, “Maha Suci Allah, betapa bijaksananya Hâtim, mari kita kunjungi dia.”
Ketika bertemu dengan Hâtim, Imam Abmad bertanya kepadanya, “Wahai Abü Abdurrahman, bagaimana caranya agar kita selamat dan dunia?’
“Wahai hamba Allah, kamu tidak akan selamat dan dunia, kecuali jika memiliki 4 sifat berikut: memaafkan kebodohan (kesalahan) orang lain, kau cegah kebodohanmu dan mereka, kau dermakan hartamu kepada mereka dan sedikit pun kau tidak mengharapkan harta mereka. Jika kau dapat bersikap demikian, maka kau selamat.” jawab Hâtim.
Sumber: Hikayatul Yamaniyah. Habib Muhammad bin Hadi Assegaff.