MARHABAN YA AHLIL KHAIR

Melawan Jiwa yang Suka Berdebat


Melawan Jiwa Yang Suka Berdebat
Abu Hanifah ra bertanya kepada Dâwud Ath-tha’i “Mengapa engkau lebih suka menyendiri?’
“Agar aku dapat menghindarkan nafsuku perdebatan,” jawabnya.
“Sekarang datanglah ke majelis ilmu, dengarkan yang disampaikan di sana dan jangan berkata apa-apa,” ujar Abü Hanifah.
Setelah melaksanakan saran Abü Hanifah ra, Dâwud Ath-Tha’i ra berkata, “Aku belum pernah menghadapi perjuangan melawan nafsu yang lebih berat dan itu.”
Hikmah Dibalik Kisah
Menghindari perdebatan dengan hidup menyendiri bukanlah suatu hal yang mulia. Sebab, banyak kebaikan yang dapat ia peroleh dengan menghadiri majelis ilmu. Berusahalah untuk mengambil yang baik dan meninggalkan yang buruk serta tidak menjadikannya. Jangan jadikan sebuah majelis ilmu sebagai ajang perdebatan untuk memuaskan nafsu. Nabi Sulaiman ‘alaihis salam berkata kepada putranya, “Tinggalkanlah perdebatan, manfaatnya sedikit dan akan menimbulkan permusuhan dengan teman.”
Sumber: Alaydrus, Novel bin Muhammad. 2008. Imam Al-Ghazali Bercerita. Taman Ilmu: Surakarta.